Berita & Acara

Refleksi: Menjadi Mahasiswa yang Memimpin di Masa Pandemi Oleh Yosia Panggabean, Ketua HIMA

Kita sedang melalui tahap dimana hampir semua tatanan kehidupan berubah. Mengalami hal yang belum terjadi sebelumnya. Sebagai mahasiswa tentu hal ini sangat berdampak. Pembatasan sosial dan interaksi, belajar online, larangan melakukan perkumpulan, dan lain-lainnya. Hampir seluruh kegiatan di kampus berubah. Sebagai salah satu pemimpin dan pengurus organisasi kemahasiswaan tentu hal ini sangat menyulitkan. Dimana kita tetap dituntut bekerja lebih kreatif namun serba dibatasi. Tidak sedikit rencana-rencana yang telah disusun menemukan jalan buntu. Justru disaat pandemi ini kita menemukan hal-hal baru. Mulai dari variasi dalam memecahkan masalah, keahlian baru, dan tentu pikiran yang lebih kritis untuk kemajuan kita.

Salah satu kunci agar tetap 'eksis' dimasa pandemi ini adalah terus berpikir kreatif dan beradaptasi dengan perubahan. Mampu menghadapi kritik dan menjadikannya pembelajaran adalah menjadi sabar. Walau banyak rencana dan persiapan yang tidak  terealisasi akibat pandemi, namun kita harus terus melanjutkan ide kita.

Kerja ekstra memanglah dituntut saat ini, jadi jangan mudah untuk lelah. Jangan biarkan tantangan menghalangi namun jadikan itu batu loncatan untuk lebih maju. Semakin kita bekerja keras semakin kita beruntung. Disaat inilah kita harus semakin dekat dengan Tuhan, meminta ide kreatif untuk kemajuan kita dan menjadi berkat bagi orang lain.