PENULIS
TANGGAL
ABSTRAK
Fraud merupakan suatu masalah yang cukup besar dan sulit untuk dideteksi dalam dunia bisnis. Salah satu alat yang dapat digunakan dalam mendeteksi kecurangan adalah dengan menggunakanrasio keuangan, model terbaru dan sering digunakan saat ini adalah Dechow F-Score. Untuk perusahan notasi khusus yang digunakan dalam penelitian, Dechow F-Score memiliki kemampuanrendah dalam mendeteksi tingkat salah saji. Dengan tujuan membuktikan kemampuan Dechow F-Score, peneliti menggunakan variabel-variabel Fraud Triangle sebagai variabel lainnya yang dianggap memiliki pengaruh terhadap Dechow F-Score. Sampel yang digunakan disediakan olehBEI berupa perusahaan yang memiliki notasi khusus. Laporan keuangan dari setiap perusahaan dikumpulkan dan diproses dengan statistik menggunakan model regresi linear berganda. Uji yangdilakukan meliputi uji statistik deskriptif, uji korelasi, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Setelahpenelitian dilakukan, variabel independen pressure, rationalization, dan opportunity terbukti tidakmemiliki pengaruh terhadap Dechow F-Score.
Kata Kunci: Kecurangan, manajemen laba, Dechow F-Score, Fraud Triangle.
FILE YANG DAPAT DIUNDUH